WAYANGAN

Selasa, 02 April 2013

HATI YANG MELIHAT







aku tak melihat bunga memekarkan kuncupnya

t e t a p i

semerbak harumnya memberi rasa tentang keindahan sang bunga


aku tak melihat  bukit menjulang nan menghijau
t e t a p i
perasaan ini tergetar manakala belaian angin menghembuskan di puncaknya

burung_burung tak terlihat terbang di langit oleh mata ini
 n a m u n
selalu getaran suara alam membisikkan kepakkan sang burung di telinga ini

tak kulihat anak_anak kecil melintas sembari sungging tebar SENYUMAN

tapi suara mereka dalam canda dan tawa
kudengar bahagia penuh keluguan

aku tak melihat mencekamnya sang mentari tenggelam di ujung pinggiran langitku

desir angin saja lagi yang kurasa
menyapa rerumputan

cahaya rembulan yang terpancar di pelataran laut

terasa ombak yang mempermainkan pantai






beginilah aku

D I A M
menikmati senandung alam

puji syukur kepada NYA 
dengan apa yang ada pada diri ini


b e g i t u p u n

syukurku dengan SENYUM yang pernah disemai

tak perlu kulihat dengan tatapan mata ini 
akan wajahmu dia dan mereka

cukuplah hati ini yang merasa 
betapa bahagianya melihat SENYUM itu
telah engaku rasakan di hatimu

w a l a u

kenyataan takdir menyapa duka air mata ini

sebagai pengorbanan dari sebuah janji










terimakasih Yaa Rabbi
















nafas DIAM Hulubalang




Tidak ada komentar:

Posting Komentar