WAYANGAN

Sabtu, 06 April 2013

RANTING PATAH






seperti ranting yang patah lalu jatuh ke tanah
yang tak mampu menahan beban karna rapuh dan lelah
berawal dari sebuah dahan yang kokoh
oleh masa menjadikan waktu terjalani sudah


ketika sang ranting jatuh di atas tanah 
lama kelamaan membusuk dimakan asa
hilanglah cerita sang ranting menjadi punah 
tapi ia telah memberi warna dalam cerita


dahulu ia adalah di antara pesona
dahulu ia adalah cerita kesejukkan
kisah menjadikan saksi bisunya
kini ia hanya tinggal kenangan


setelah usai cerita sang ranting
usai pula tugas yang diperankan
apa dan mengapa dahulu tak menjadi penting
karna sang ranting tak pernah meminta jawaban


ranting patah kini T1ada
berlalulah hidup apa adanya
jangan takut dengan sebuah tanya
yang memberi tak pernah untuk meminta


















banyak hal yang tak bisa untuk dicerita
banyak hal pula tak mesti mencari bukti
sebagaimana ada dan T1ada
sebagaimana pula kasih tak pernah meminta arti






















Hulubalang T1ada


Tidak ada komentar:

Posting Komentar