seperti ranting yang patah lalu jatuh ke tanah
yang tak mampu menahan beban karna rapuh dan lelah
berawal dari sebuah dahan yang kokoh
oleh masa menjadikan waktu terjalani sudah
ketika sang ranting jatuh di atas tanah
lama kelamaan membusuk dimakan asa
hilanglah cerita sang ranting menjadi punah
tapi ia telah memberi warna dalam cerita
dahulu ia adalah di antara pesona
dahulu ia adalah cerita kesejukkan
kisah menjadikan saksi bisunya
kini ia hanya tinggal kenangan
setelah usai cerita sang ranting
usai pula tugas yang diperankan
apa dan mengapa dahulu tak menjadi penting
karna sang ranting tak pernah meminta jawaban
ranting patah kini T1ada
berlalulah hidup apa adanya
jangan takut dengan sebuah tanya
yang memberi tak pernah untuk meminta
banyak hal yang tak bisa untuk dicerita
banyak hal pula tak mesti mencari bukti
sebagaimana ada dan T1ada
sebagaimana pula kasih tak pernah meminta arti
Hulubalang T1ada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar